Rabu, 20 Februari 2013

makalah tape ketan



BAB. I

PENDAHULUAN
1.11.1 Latar Belakang
       Bioteknologi adalah pemanfaatan mikroorganisme untuk menghasilkan suatu produk yang dapat digunakan oleh manusia. Bioteknologi dibagi menjadi dua, yaitu, bioteknologi konvensional (tradisional) dan bioteknologi modern.Bioteknologi konvensional biasanyab menggunakan mikroorganisme berupa bakteri, jamur, dll. Sedangkan bioteknologi modern biasanya menggunakan teknologi-teknologi yang dapat membantu kita dalam proses pengkloningan, kultur jaringan.
Pengolahan pangan dengan cara fermentasi merupakan jenis pengolahan pangan yang cukup tua. Secara tradisional banyak dilakukan di tingkat rumah tangga. Indonesia sangat kaya akan produk-produk pangan hasil proses fermentasi. Salah satu contohnya tape.


1.2. Rumusan Masalah
1.   Apakah pengertian tape ketan?
2.    Bagaimana proses fermentasi pada tape ketan?
3.   Bagaimana cara pembuatan tape ketan?
4.   Apakah manfaat dari tape ketan?
5.   factor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi proses pembuatan tape ketan?


          1.3 Tujuan 
Adapun tujuan-tujuan dilaksanakannya penelitian bioteknologi fermentasi ini, diantaranya :
1. untuk mengetahui proses pembuatan tape
2. untuk mengetahui proses terjadinya fermentasi

        1.4 Manfaat
           Menambah pengetahuan tentang aplikasi bioteknologi dalam kehidupan sehari-hari.
                Menambah pengetahuan tentang proses fermentasi pada pembuatan tape ketan 

  
BAB II
Kajian Pustaka
        Kata "beras" mengacu pada bagian bulir padi (gabah) yang telah dipisah dari sekam. Sekam (Jawa merang) secara anatomi disebut 'palea' (bagian yang ditutupi)dan 'lemma' (bagian yang menutupi).
Pada salah satu tahap pemrosesan hasil panen padi, gabah ditumbuk dengan lesung atau digiling sehingga bagian luarnya (kulit gabah) terlepas dari isinya. Bagian isi inilah, yang berwarna putih, kemerahan, ungu, atau bahkan hitam, yang disebut beras.
Beras dari padi ketan disebut ketan.
Kandungan beras
Sebagaimana bulir serealia lain, bagian terbesar beras didominasi oleh pati (sekitar 80-85%). Beras juga mengandung protein, vitamin (terutama pada bagian aleuron), mineral, dan air.
Pati beras tersusun dari dua polimer karbohidrat:
• amilosa, pati dengan struktur tidak bercabang
• amilopektin, pati dengan struktur bercabang dan cenderung bersifat lengket
Perbandingan komposisi kedua golongan pati ini sangat menentukan warna (transparan atau tidak) dan tekstur nasi (lengket, lunak, keras, atau pera). Ketan hampir sepenuhnya didominasi oleh amilopektin sehingga sangat lekat, sementara beras pera memiliki kandungan amilosa melebihi 20% yang membuat butiran nasinya terpencar-pencar (tidak berlekatan) dan keras.
Macam dan warna beras.
Beras "biasa" yang berwarna putih agak transparan karena hanya memiliki sedikit aleuron, dan kandungan amilosa umumnya sekitar 20%. Beras ini mendominasi pasar beras.
Beras merah, akibat aleuronnya mengandung gen yang memproduksi antosianin yang merupakan sumber warna merah atau ungu.
Beras hitam, sangat langka, disebabkan aleuron dan endospermia memproduksi antosianin dengan intensitas tinggi sehingga berwarna ungu pekat mendekati hitam.
Ketan (atau beras ketan), berwarna putih, tidak transparan, seluruh atau hampir seluruh patinya merupakan amilopektin.
Ketan hitam, merupakan versi ketan dari beras hitam.
Fermentasi adalah proses produksi energi dalam sel dalam keadaan anaerobik (tanpa oksigen). Secara umum, fermentasi adalah salah satu bentuk respirasi anaerobik, akan tetapi, terdapat definisi yang lebih jelas yang mendefinisikan fermentasi sebagai respirasi dalam lingkungan anaerobik dengan tanpa akseptor elektron eksternal.
Gula adalah bahan yang umum dalam fermentasi. Beberapa contoh hasil fermentasi adalah etanol, asam laktat, dan hidrogen. Akan tetapi beberapa komponen lain dapat juga dihasilkan dari fermentasi seperti asam butirat dan aseton. Ragi dikenal sebagai bahan yang umum digunakan dalam fermentasi untuk menghasilkan etanol dalam bir, anggur dan minuman beralkohol lainnya.

Pengertian bioteknologi
Bioteknologi berasal dari kata latin yaitu bio (hidup), teknos (teknologi = penerapan) dan logos (ilmu). Bioteknologi adalah cabang biologi yang mempelajari pemanfaatan prinsip ilmiah dan rekayasa terhadap organisme, proses biologis untuk meningkatkan potensi organisme maupun menghasilkan produk dan jasa bagi kepentingan manusia.bisa diartikan juga,Bioteknologi adalah penggunaan biokimia, mikrobiologi, dan rekayas genetika secara terpadu untuk menghasilkan barang atau lainnya bagi kepentingan manusia.
Bioteknologi dibagi ke dalam 2 bagian, yaitu bioteknologi modern dan bioteknologi konvensional. Salah satu contoh dari bioeknologi konvensional adalah pembuatan tape ini. Dan salah satu contoh dari bioteknologi modern adalah rekayasa genetika.
Ciri-ciri utama bioteknologi adalah adnya benda biologi berupa benda mikro organisme tumbuhan atau hewan, adanya pendayagunaan secara teknologi dan industri, dan produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian.
Generasi pertama adalah bioteknologi sederhana yaitu penggunaan mikroba yang masih secara tradisional dalam produksi makanan dan tanaman ataupun pengawetan makanan, sebagai contoh yaitu pembuatan tempe, tape, cuka, dan lain-lain. Generasi kedua adalah proses berlangsung dalam keadaan tidak steril, sebagai contoh pembuatan kompos dan produksi bahan kimia. Generasi ketiga adalah proses dalam keadaan tidak steril, sebagai contoh produkasi antibiotic dan hormon. Generasi keempat adalah generasi bioteknologi baru, sebagai contoh produksi insulin.

Pengertian tape ketan
Tape merupakan makanan tradisional yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat saccharomyces cerivisiae. Mucor chlamidosporus dan Indonesia, terutama orang sunda. Tape ini dibuat dengan cara difermentasikan selama 2-3 hari, dengan bantuan bakteri Endomycopsis fibuligera.

Pengertian Fermentasi
Fermentasi adalah proses produksi energi dalam sel dalam keadaan anaerobik (tanpa oksigen). Secara umum, fermentasi adalah salah satu bentuk respirasi anaerobik, akan tetapi, terdapat definisi yang lebih jelas yang mendefinisikan fermentasi sebagai respirasi dalam lingkungan anaerobik dengan tanpa akseptor elektron eksternal.
Gula adalah bahan yang umum dalam fermentasi. Beberapa contoh hasil fermentasi adalah etanol, asam laktat, dan hidrogen. Akan tetapi beberapa komponen lain dapat juga dihasilkan dari fermentasi seperti asam butirat dan aseton. Ragi dikenal sebagai bahan yang umum digunakan dalam fermentasi untuk menghasilkan etanol dalam bir, anggur dan minuman beralkohol lainnya. Respirasi anaerobik dalam otot mamalia selama kerja yang keras (yang tidak memiliki akseptor elektron eksternal), dapat dikategorikan sebagai bentuk fermentasi.



BAB III
LANGKAH KERJA

 3.1. Alat dan Bahan
IMG_0225.JPG
• Alat
- Panci
- Nampan
- Kain
- Bakul saringan
- Centong nasi
- Mangkok kecil
- Sendok

IMG_0220.JPG
• Bahan
- Beras ketan putih 4L
- Beras ketan merah 2L
- Ragi 4 buah
- Daun pisang




 3.2. Cara Membuat
1. Merendam beras ketan merah dan beras ketan putih selama 12 jam.
IMG_0218.JPG
2. Mencuci beras ketan tersebut sampai bersih.
 IMG_0219.JPG
3. Mengukus beras ketan didalam panci hingga 30 menit.
IMG_0227.JPG
4. Setelah dikukus, mengangkat dan mencuci beras ketan sambil diaduk-aduk. Lalu tiriskan.
IMG_0229.JPG
5. Setelah dicuci, mengukus kembali beras ketan hingga 15 menit.
IMG_0227.JPG
6. Menghancurkan ragi hingga halus.
th.jpg
7. Setelah selesai mengukus, ketan diltakkan dalam sebuah wadah.
hh.jpg
8. Diamkan sampai ketan tersebut dingin.
IMG_0232.JPG
9. Setelah dingin, menaburkan ragi diatas ketan secara rata.
images.jpg
10. Memasukkan ketan yang sudah diberi ragi kedalam wadah yang sudah dilapisi daun pisang.
IMG_0235.JPG
11. Mendiamkannya selama 2 malam hingga terbentuk tape ketan.
IMG_0236.JPG



BAB IV
HASIL & PEMBAHASAN
Setelah melakukan penelitian selama 2 hari tentang pembuatan tape ketan, kami dapat membahas bagaimana tape ketan dibuat, memaparkan faktor-faktor yang terlibat dalam pembuatan ataupun dalam proses fermentasi tape.
Pertumbuhan mikroorganisme selama proses fermentasi dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu:

4.1 Hasil
      Pembanding Sebelum Fermentasi & Sesudah Fermentasi
Tekstur Beras, Bentuk seperti beras Lunak, seperti nasi
Air Tidak ada & air Ada (mengandung alcohol)
Aroma Tidak ada & Wangi tape (asam)
Rasa Tidak ada & Rasa manis

4.2. Pembahasan
     Pengertian tape ketan
Tape merupakan makanan tradisional yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat saccharomyces cerivisiae. Mucor chlamidosporus dan Indonesia, terutama orang sunda. Tape ini dibuat dengan cara difermentasikan selama 2-3 hari, dengan bantuan bakteri Endomycopsis fibuligera.

   Proses Fermentasi
              fermentasi adalah mengalami perubahan bentuk dan menghasilkan air yang mengandung alcohol serta menimbulkan rasa asam dan manis. Kondisi tersebut disebabkan karena pada beras ketan diberikan ragi yang merupakan mikroorganisme yang berfungsi mengubah glukosa menjadi alcohol dan menghasilkan air.


factor-faktor  yang mempengaruhi proses pembuatan tape ketan

1.       Konsentrasi Garam
Konsentrasi garam yang dianjurkan adalah 5-15% (20-600S). Garam berfungsi untuk menghambat pertumbuhan jenis-jenis mikroorganisme pembusuk yang tidak diinginkan selama proses fermentasi berlangsung. Prinsip kerja garam dalam proses fermentasi adalah untuk mengatur Aw (ketersediaan air untuk kebutuhan mikroorganisme). Mikroorganisme yang diinginkan untuk tumbuh adalah jenis-jenis bakteri penghasil asam. Selain mengatur Aw, garam juga berfungsi untuk menarik keluar cairan sel jaringan yang mengandung sakarida-sakarida, dimana sakarida tersebut merupakan nutrien untuk pertumbuhan mikroorganisme. Kadar garam selama fermentasi akan berubah karena cairan dalam sel-sel jaringan tertarik keluar sel, karena itu secara periodik harus diadakan penyesuaian kadar garam.
2.      Suhu
Suhu selama proses fermentasi sangat menentukan jenis mikroorganisme dominan yang akan tumbuh. Umumnya diperlukan suhu 300C untuk pertumbuhan mikroorganisme. Bila suhu kurang dari 300C pertumbuhan mikroorganisme penghasil asam akan lambat sehingga dapat terjadi pertumbuhan produk.
3.       Oksigen
Ketersediaaan oksigen harus diatur selama proses fermentasi. Hal ini berhubungan dengan sifat mikroorganisme yang digunakan. Contoh khamir dalam pembuatan anggur dan roti biasanya membutuhkan oksigen selama proses fermentasi berlangsung, sedangkan untuk bakteri-bakteri penghasil asam tidak membutuhkan oksigen selama proses fermentasi berlangsung.
Oleh karena itulah, proses fermentasi pada ketan yang tertutup rapat lebih cepat dibandingkan dengan ketan yang terbuka.


BAB  V
PENUTUP

Kesimpulan
Setelah melakukan penelitian, ternyata kami dapat menyimpulkan bahwa fermentasi yang terjadi pada tape ketan terjadi selama 2-3 hari. Selain itu juga, dalam proses pembuatan tape ini ada hal-hal yang harus diperhatikan supaya proses fermentasi tersebut berlangsung secara sempurna. Selama proses fermentasi tidak memerlukan oksigen. Oleh karena itulah, proses fermentasi pada ketan yang tertutup rapat lebih cepat dibandingkan dengan ketan yang terbuka. Lamanya proses fermentasi juga mempengaruhi kadar alcohol yang dihasilkan.


Saran
Saran yang dapat penyusun sampaikan untuk praktikum-praktikum selanjutnya yaitu diharapkan kepada praktikan selanjutnya agar lebih memperhatikan bagaimana pembuatan tape tersebut supaya pembuatan tape tersebut berlangsung sempurna.

 
Daftar Pustaka
http://phie-phiediaries.blogspot.com/2012/04/laporan-praktikum-biologi-bioteknologi.html



Jumat, 15 Februari 2013

cara merakit komputer

Cara Merakit Komputer Lengkap - Untuk merakit komputer dan mendapat hasil yang optimal, dibutuhkan kesabaran dan ketelitian serta sedikit pengetahuan tentang komputer. Untuk merakit komputer tidak diperlukan yang namanya menyoder atau lainnya, karena anda hanya memasang dan menghubungkan soket-soket yang sudah disediakan.

Nah kita mulai mengenal istilah dalam perakitan komputer

1. Casing
Tempat atau rumah dari semua hardware komputer.

2. CPU/Procesor
Unit Pemroses Sentral (UPS) (bahasa Inggris: Central Processing Unit; CPU), merujuk kepada perangkat keras komputer yang memahami dan melaksanakan perintah dan data dari perangkat lunak. Istilah lain, pemroses/prosesor (processor), sering digunakan untuk menyebut CPU.

3. RAM

Cara Merakit Komputer

Memori akses acak (bahasa Inggris: Random access memory, RAM) adalah sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat diakses dalam waktu yang tetap tidak memperdulikan letak data tersebut dalam memori. Ini berlawanan dengan alat memori urut, seperti tape magnetik, disk dan drum, di mana gerakan mekanikal dari media penyimpanan memaksa komputer untuk mengakses data secara berurutan.


4. Hard Disk

Cara Merakit Komputer

Cakram keras (bahasa Inggris: harddisk atau harddisk drive disingkat HDD atau hard drive disingkat HD) adalah sebuah komponen perangkat keras yang menyimpan data sekunder dan berisi piringan magnetis.

5. Optik Device (vcd/DVD)

Cara Merakit Komputer

Perangkat tambahan untuk Input data menggunakan Optic seperti VCD dan DVD

Cara Merakit Komputer Lengkap

1. Persiapan Merakit Komputer
  • Gunakan sarung tangan untuk menghindari kontak dengan barang elektronik, untuk menghindari konslet,
  • Gunakan sandal untuk menghindari strum ringan
  • Penentuan Konfigurasi Komputer
  • Persiapan Kompunen dan perlengkapan

Pengamanan
  • Siapkan wadah untuk menyimpan benda2 kecil;
  • Siapkan Perlengkapan seperti obeng dll
  • Komponen komputer
  • Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
  • Buku manual dan referensi dari komponen
  • Alat bantu berupa obeng pipih dan philips
  • Tentukan kompunen apa saja yang ingin digunakan baik itu hardware atau sofware

2. Proses Perakitan Komputer
  • Penyiapan motherboard
  • Memasang Prosessor
  • Memasang heatsink
  • Memasang Modul Memori
  • memasang Motherboard pada Casing
  • Memasang Power Supply
  • Memasang Kabel Motherboard dan Casing
  • Memasang Drive
  • Memasang card Adapter
  • Penyelesaian Akhir
  
A. Pemasangan Mother Board

Cara Merakit Komputer

Pertama kali dalam tahap perakitan yaitu pemasangan Mother board, pasangkan Motherboard pada casing, dan pemasangan jumper harus sesuai (baca Buku manual) Pemasangan jumper yang salah dapat menyebabkan kerusakan permanen pada hardware.

B. Memasang Prosessor

Cara Merakit Komputer

Sebelum memasang prosessor ada baiknya kita mempelajari kinerja slot prosesor, nah setelah paham, lihat tanda yang ada di atas prosesso dan yang ada pada prosesornya, jangan sampai prosessor terbalik (catatan Setiap edisi dan type prosesor akan berbeda, pastikan prosessor yang anda gunakan sesuai dengan Motherboard).

C. Memasang Heitsink

Cara Merakit Komputer

Akan agak sulit dalam pemasangan heitsink (pendingin, biasanya ada salf yang di bubuhi di antara procesor dan Heitsink, di atasnya ada kopas yang di hubungkan dengan motherboard berfungsi mengalirkan udara panas dari motherboard.

D. Memasang Memory RAM
Ada beberapa jenis memori seperti SIMM, RIMM dan DIMM , pastikan motherboard Mendukung RAM, pasangkan dengan hati2 (jangan pasang ram ketika terhubung dengan listrik karena dapat merusak komponen)

E. Memasang Motherboard pada Casing
  • Pasangkan Motherboard pada casing Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
  • Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
  • Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
  • Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
  • Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.

F. Memasang Power Supply

Cara Merakit Komputer

Pasangkan Power suply pada casing, dan colokan suply listrik, pada motherboard, CD,hard drive,

G. Memasang Drive

Cara Merakit Komputer

Drive mempunyai kabel penghuung berupa SATA atau ATA (disertakan dalam pembelian hardrive) hubungkan kabel tersebut dari Drivr (DVD,hard disk, Flopy) ke motherboard dan jangan lupa slot yang dari power supply.

H. Memasang Card Adapter

Cara Merakit Komputer

Card adavter atau lebih ramah di panggil VGA, ada beberapa atau kebanyakan motherboard menggunakan option onboard (berarti VGA nya sudah ada di dalam motherboard) kalaupun tidak onboard, Pemasangan VGA sangat mudah, seperti kalanya memasang kabel yang lainya.

I. Penyelesaian Akhir


  • Pasang penutup casing dengan menggeser
  • Sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
  • Pasang konektor monitor ke port video card.
  • Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
  • Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
  • Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.

Pengujian setelah selesai merakit komputer
  1. Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
  2. Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
  3. Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
  4. Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
  5. Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.

Senin, 11 Februari 2013

Pakaian,Tarian,Rumah Adat,Senjata tradisional, dan Sukunya

   Kekayaan suku bangsa indonesia

  1. Provinsi Nanggro Aceh Darussalam (NAD) Ibukota nya adalah Banda Aceh
    Tarian Tradisional : Tari Seudati, Tari Saman Meuseukat
    Rumah Adat : Rumah Krong Bade
    Senjata Tradisonal : Rencong
    Lagu Daerah :Bungong Jeumpa, Lembah Alas, Piso Surit
    Suku : Aceh, Gayo, Alas, Kluet, Tamiang, Singkil, Anak Jame, Simeleuw, dan Pulau
    Julukan : Kota Serambi Mekkah
  2. Provinsi Sumatera Utara (SUMUT) Ibukota nya adalah Medan
    Tarian Tradisional : Tari Serampang Dua Belas, Tari Tor-tor
    Rumah Adat : Rumah Bolon
    Senjata Tradisonal : Piso Surit
    Lagu Daerah : Anju Ahu, Bungo Bangso, Cikala Le Pongpong, Bungo Bangso, Butet, Dago Inang Sarge, Lisoi, Madekdek Magambiri, Mariam Tomong, Nasonang Dohita Nadua, Rambadia, Sengko-Sengko, Siboga Tacinto, Sinanggar Tulo, Sing Sing So, Tapian Nauli
    Suku : Batak Karo, Batak Simalungun, Batak Fakfak, Batak Angkola, Batak Toba, Melayu, Nias, Batak Mandailing, dan Maya-maya
    Julukan : Kota Melayu Deli
  3. Provinsi Sumatera Barat (SUMBAR) Ibukota nya adalah Padang
    arian Tradisional : Tari Piring, Tari Payung
    Rumah Adat : Rumah Gadang
    Senjata Tradisonal : Karih
    Lagu Daerah : Ayam Den Lapeh, Barek Solok, Dayung Palinggam, Kambanglah Bungo, Kampuang Nan Jauh Di Mato, Ka Parak Tingga, Malam Baiko, Kampuang nan Jauh di Mato, Kambanglah Bungo, Indang Sungai Garinggiang, Rang Talu
    Suku : Minangkabau, Melayu, dan Mentawai, Tanjung Kato, Panyali, Caniago, Sikumbang, dan Gusci
  4. Provinsi Riau Ibukota nya adalah Pekan Baru
    Tarian Tradisional : Tari Joged Lambak, Pedang Jenawi
    Rumah Adat : Rumah Melayu Selaso Jatuh Kembar
    Senjata Tradisonal : Badik
    Lagu Daerah :Soleram, Kebangkitan Melayu, Tanjung Katung, Bungo Cempako, Lancang kuning, Ayam Putih Pungguk, Makan Sirih, Uyang Bagan Tak Ondak Belaya, Mak Long, Tuanku Tambusai, Pak Ngah Balek, Puteri Tujuh, Dedap Durhaka, Kutang Barendo.
    Suku : Melayu, Akit, Talang Mamak, Orang utan Bonai, Sakai, dan Laut, dan Bunoi
    Julukan : Kota Bertuah,Bumi melayu lancang kuning, Bumi segantang lada, Bumi gurindam dan Negeri Pantun.
  5. Provinsi Kepulauan Riau Ibukota nya adalah Tanjung Pinang
    Tarian Tradisional : Tari Tandak
    Rumah Adat : Rumah Selaso Jatuh Kembar
    Senjata Tradisonal : Ulu Kundit, Pedang Jenawi
    Suku :Melayu, Siak, dan Sakai
  6. Provinsi Jambi Ibukota nya adalah Jambi
    Tarian Tradisional : Tari Sekapur Sirih, Tari Selampit Delapan
    Rumah Adat : Rumah Panjang
    Senjata Tradisonal : Keris
    Lagu Daerah : Batanghari, Soleram, Injit-Injit Semut, Pinang Muda, Selendang Mayang
    Suku : Batin, Kerinci, Penghulu, Pedah, Melayu, Jambi, Kubu, dan Bajau
  7. Provinsi Sumatera Selatan (SUMSEL) Ibukota nya adalah Palembang
    Tarian Tradisional : Tari Tanggai, Tari Putri Bekhusek
    Rumah Adat : Rumah Limas
    Senjata Tradisonal : Keris
    Lagu Daerah : Cuk Mak Ilang, Dek Sangke, Gending Sriwijaya, Kabile-bile, Tari Tanggai
    Suku : Melayu, Kikim, Semenda, Komering, Pasemah, Lintang, Pegagah, Rawas, Sekak Rambang, Lembak, Kubu, Ogan, Penesek Gumay, Panukal, Bilida, Musi, Rejang, dan Ranau
    Julukan : Kota Pempek
  8. Provinsi Bangka Belitung (BABEL) Ibukota nya adalah Pangkal Pinang
    Tarian Tradisional : Tari Puteri Bekhusek
    Rumah Adat : Rumah Rakit, Rumah Limas
    Senjata Tradisonal : Siwar Kecil
    Suku : Bangka, Melayu, dan Tionghoa
  9. Provinsi Bengkulu Ibukota nya adalah Bengkulu
    Tarian Tradisional : Tari Andun, Tari Bidadari
    Rumah Adat : Rumah Rakyat
    Senjata Tradisonal : Keris
    Lagu Daerah : Lalan Belek
    Suku : Muko-muko, Pekal, Serawai, Pasemah, Enggano, Kaur, Rejang, dan Lembak
  10. Provinsi Lampung Ibukota nya adalah Bandar Lampung
    Tarian Tradisional : Tari Jangget, Tari Melinting
    Rumah Adat : Rumah Rakyat
    Senjata Tradisonal :Badik
    Suku : Pesisir, Pubian, Sungkai, Semenda, Seputih, Tulang Bawang, Krui Abung, dan Pasemah
    Nama Propinsi di Jawa Indonesia
  11. Provinsi DKI Jakarta Ibukota nya adalah Jakarta
    Tarian Tradisional : Tari Ronggeng, Tari Yapong
    Rumah Adat : Rumah Kebaya
    Senjata Tradisonal : Golok
    Lagu Daerah :Kicir-kicir, Jali-jali, Lenggang Kangkung, Keroncong Kemayoran, Surilang, Terang Bulan
    Suku : Betawi
    Julukan : Kota Metropolitan
  12. Provinsi Jawa Barat (JABAR) Ibukota nya adalah Bandung
    Tarian Tradisional : Tari Topeng Kuncaran, Tari Merak, Tari Jaipong
    Rumah Adat : Rumah Kasepuhan Cirebon
    Senjata Tradisonal : Kujang
    Lagu Daerah :Bubuy Bulan, Cing Cangkeling, Es Lilin, Karatagan Pahlawan, Manuk Dadali, Panon Hideung, Peuyeum Bandung, Pileuleuyan, Tokecang
    Suku : Sunda
    Julukan : Kota Kembang / Paris Van Java
  13. Provinsi Banten Ibukota nya adalah Serang
    Tarian Tradisional : Tari Topeng
    Rumah Adat : Rumah Kesepuhan
    Senjata Tradisonal : Kujang
    Lagu Daerah : Dayung Sampan
    Suku : Baduy, Sunda, dan Banten
    Julukan : Kota Santri
  14. Provinsi Jawa Tengah (JATENG) Ibukota nya adalah Semarang
    Tarian Tradisional :Tari bambangan Cakil, Tari Gandrung, Tari sintren
    Rumah Adat : Rumah Joglo
    Senjata Tradisonal : Keris
    Lagu Daerah : Gambang Suling, Gek Kepriye, Gundul Pacul, Ilir-ilir, Jamuran, Bapak Pucung, Yen Ing Tawang Ono Lintang, Stasiun Balapan
    Suku : Jawa, Karimun, dan Samin
    Julukan : Kota Lumpia / Kota Jamu
  15. Provinsi Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta Ibukota nya adalah Yogyakarta
    Tarian Tradisional : Tari Serimpi Sangupati, Tari Bedaya
    Rumah Adat : Rumah Bangsal Kencono, Rumah Joglo
    Senjata Tradisonal : Keris
    Lagu Daerah : Pitik Tukung, Sinom, Suwe Ora Jamu, Te Kate Dipanah
    Suku : Jawa
    Julukan : Kota gudeg, kota pelajar, kota Seni dan Budaya
  16. Provinsi Jawa Timur (JATIM) Ibukota nya adalah Surabaya
    Tarian Tradisional : Tari Remong, Tari Reog Ponorogo
    Rumah Adat : Rumah Joglo
    Senjata Tradisonal : Clurit
    Lagu Daerah : Keraban Sape, Tanduk Majeng
    Suku : Jawa, Madura, Tengger, dan Osing
    Julukan : Kota Pahlawan
    Nama Propinsi di Nusa Tenggaran dan Bali Indonesia
  17. Provinsi Bali Ibukota nya adalah Denpasar
    TarianTradisional : Tari Legong, Tari Kecak, Tari Pendet
    Rumah Adat : Rumah Gapura Candi Bentar
    Senjata Tradisonal : Keris
    Lagu Daerah : Mejangeran, Ratu Anom
    Suku : Bali Aga dan Bali Majapahit
    Julukan : Pulau Dewata
  18. Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Ibukota nya adalah Mataram
    Tarian Tradisional : Tari Mpaa Lenggogo, Tari Batunganga
    Rumah Adat : Rumah dalam Loka Samawa
    Senjata Tradisonal : Keris
    Lagu Daerah : Helele U Ala De Teang, Moree, Orlen-Orlen, Pai Mura Rame, Tebe Onana, Tutu Koda
    Suku :  Bali, Sasak, Samawa, Mata, Dongo, Kore, Mbojo, Dompu, Tarlawi, dan Sumba
  19. Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Ibukota nya adalah Kupang
    TarianTradisional : Tari Perang, Tari Gareng Lameng
    Rumah Adat : Rumah Musalaki
    Senjata Tradisonal : Sundu
    Lagu Daerah :Anak Kambing Saya, Oras Loro Malirin, Sonbilo, Tebe Onana, Ofalangga, Do Hawu, Bolelebo, Lewo Ro Piring Sina, Bengu Re Le Kaju, Aku Retang, Gaila Ruma Radha, Desaku, Flobamora, Potong Bebek Angsa
    Suku : Sabu, Sumba, Rote, Kedang, Helong, Dawan, Tatum, Melus, Bima, Alor, Lie, Kemak, Lamaholot, Sikka, Manggarai, Krowe, Ende, Bajawa, Nage, Riung, dan Flores
    Nama Propinsi di Kalimantan Indonesia
  20. Provinsi Kalimantan Barat (KALBAR) Ibukota nya adalah Pontianak
    Tarian Tradisional : Tari Monong, Tari Zapin Tembung
    Rumah Adat : Rumah Istana Kesultanan Pontianak
    Senjata Tradisonal : Mandau
    LaguDaerah : Cik-Cik Periuk, Cak Uncang, Batu Ballah, Alok Galing, Tandak Sambas, Sungai Sambas Kebanjiran, Alon-Alon
    Suku : Kayau, Ulu Aer, Mbaluh, Manyuke, Skadau, Melayu-Pontianak, Punau, Ngaju, dan Mbaluh
  21. Provinsi Kalimantan Tengah (KALTENG) Ibukota nya adalah Palangkaraya
    Tarian Tradisional : Tari Balean Dadas, Tari Tambun & Bungai
    Rumah Adat : Rumah Bentang
    Senjata Tradisonal : Mandau
    Lagu Daerah: Kalayar
    Suku : Kapuas, Ot Danum, Ngaju, Lawangan, Dusun, Maanyan, dan Katingan
  22. Provinsi Kalimantan Selatan (KALSEL) Ibukota nya adalah Banjarmasin
    Tarian Tradisional : Tari Baksa Kembang, Tari Radap Rahayu
    Rumah Adat : Rumah Banjar Bubungan Tinggi
    Senjata Tradisonal : Keris
    Lagu Daerah :Ampar-Ampar Pisang, Paris Barantai, Saputangan Bapuncu Ampat
    Suku : Ngaju, Laut, Maamyan, Bukit, Dusun, Deyah, Balangan, Aba, Melayu, Banjar, dan Dayak
    Julukan : Kota Seribu Sungai
  23. Provinsi Kalimantan Timur (KALTIM) Ibukota nya adalah Samarinda
    Tarian Tradisional : Tari Perang, Tari Gong
    Rumah Adat : Rumah Lamin
    Senjata Tradisonal : Mandau
    Lagu Daerah : Indung-Indung
    Suku : Ngaju, Otdanum, Apokayan,Punan, Murut, Dayak, Kutai, Kayan, Punan, dan Bugis
    Julukan : Kota Tepian

    Nama Propinsi di Sulawesi Indonesia


    Provinsi Sulawesi Utara (SULUT) Ibukota nya adalah Manado
  24. Tarian Tradisional : Tari Maengkat, Tari Polo-palo
    Rumah Adat : Rumah Pewaris
    Senjata Tradisonal : Keris
    Lagu Daerah : Esa Mokan, O Ina Ni Keke, Si Patokaan, Sitara Tillo
    Suku : Minahasa, Bolaang Mangondow, Sangiher Talaud, Gorontalo, Sangir, Ternate, Togite, Morotai, Loda, Halmahera, Tidore, dan Obi
    Julukan : Kota Tinutuan
  25. Provinsi Sulawesi Barat (SULBAR) Ibukota nya adalah Kota Mamuju
    Tarian Tradisional : Tari Patuddu, Tari Kondo Sapata
    Rumah Adat : Rumah adat Mamuju
    Senjata Tradisonal : -
    Lagu Daerah : Bulu Londong, Malluya, Io-Io, Ma'pararuk
    Suku : Mandar, Mamuju, Bugis, dan Mamasa
  26. Provinsi Sulawesi Tengah (SULTENG) Ibukota nya adalah Palu
    Tarian Tradisional : Tari Lumense, Tari Pule Cinde, Tari Torompio,Tari Dero Poso
    Rumah Adat : Rumah Pewaris
    Senjata Tradisonal : Pasatimpo
    Lagu Daerah : Tondok Kadadingku, Tope Gugu
    Suku : Buol, Toli-toli, Tomini, Dompelas, Kaili, Kulawi, Lore, Pamona, Suluan, Mori, Bungku, Balantak, Banggai, dan Balatar
  27. Provinsi Sulawesi Tenggara (SULTRA) Ibukota nya adalah Kendari
    Tarian Tradisional : Tari Dinggu, Tari Balumpa, Tari Lumense, Tari Manguru
    Rumah Adat : Rumah Istana Buton
    Senjata Tradisonal : Keris
    Lagu Daerah : Peia Tawa-Tawa
    Suku : Mapute, Mekongga, Landawe, Tolaiwiw, Tolaki, Kabaina, Butung, Muna, Bungku, Buton, Muna, Wolio, dan Bugis
  28. Provinsi Sulawesi Selatan (SULSEL) Ibukota nya adalah Makassar
    Tarian Tradisional : Tari Bosara, Tari Kipas
    Rumah Adat : Rumah Tongkonan
    Senjata Tradisonal : Badik
    Lagu Daerah : Angin Mamiri, Pakarena, Sulawesi Parasanganta, Ma Rencong
    Suku : Mandar, Bugis, Toraja, Sa’dan, Bugis, dan Makassar
    Julukan : Kota Daeng
  29. Provinsi Gorontalo Ibukota nya adalah Gorontalo
    Tarian Tradisional : Tari Paule Cinde
    Rumah Adat : Rumah Sauraja
    Senjata Tradisonal :Travalla
    Lagu Daerah : Hulondalo li Pu'u , Bulalo Lo Limutu , Wanu Mamo Leleyangi
    Suku : Gorontalo

    Nama Propinsi di Maluku dan Papua Indonesia
  30. Provinsi Maluku Ibukota nya adalah Ambon
    Tarian Tradisional : Tari Lenso, Tari Cakalele
    Rumah Adat : Rumah Baileo
    Senjata Tradisonal : Parang Salawaku
    Lagu Daerah :Rasa Sayang-sayange, Ayo Mama, Buka Pintu, Burung Tantina, Goro-Gorone, Huhatee, Kole-Kole, Mande-Mande, Ole Sioh, O Ulate, Sarinande, Tanase
    Suku : Buru, Banda, Seram, Kei, dan Ambon
    Julukan : Kota Amon Manise
  31. Provinsi Maluku Utara Ibukota nya adalah Ternate sekarang Sofifi
    Tarian Tradisional : Tari Lenso
    Rumah Adat : Rumah Baileo
    Senjata Tradisonal : Parang Sawalaku
    Suku : Halmahera, Obi, Morotai, Ternate, dan Bacan
  32. Provinsi Papua Barat Ibukota nya adalah Kota Manokwari
    Tarian Tradisional : Tari Perang
    Rumah Adat : Rumah Honai
    Senjata Tradisonal : Pisau Belati
    Lagu Daerah : Apuse, Yamko Rambe Yamko
    Suku : Mey Brat, Arfak, Asmat, Dani, dan Sentan
  33. Provinsi Papua Ibukota nya adalah Jayapura
    Tarian Tradisional : Tari Selamat datang,Tari Musyoh
    Rumah Adat : Rumah Honai
    Senjata Tradisonal : Pisau Belati
    Suku : Sentani, Dani, Amungme, Nimboran, Jagai, Asmat, dan Tobati